Tak Ada Ampun untuk Begal! Polda Sumsel Siagakan Patroli dan Call Center 110

DAERAH, KRIMINAL52 Dilihat

Kapolda Sumsel Ultimatum Begal: Lawan Petugas, Tindakan Tegas Menanti!

Palembang, sekon.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memberikan ultimatum keras terhadap para pelaku kejahatan jalanan, khususnya aksi begal yang selama ini meresahkan warga.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan langsung Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Palembang, Minggu (24/5/2026), sebagai respons atas dinamika gangguan kamtibmas yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polda Sumsel. Ia memastikan jajaran kepolisian akan bertindak cepat, tegas, dan terukur dalam menghadapi aksi kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Kami menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk melakukan tindakan tegas terukur apabila para pelaku mencoba melawan dan mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Sebagai bentuk keseriusan, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek untuk meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan kriminalitas.

Patroli difokuskan pada kawasan yang kerap menjadi lokasi aksi begal, terutama pada malam hingga dini hari ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung namun tingkat kerawanan meningkat.

Selain patroli, pengamanan wilayah dan respons cepat terhadap laporan masyarakat juga diperkuat guna menekan potensi tindak kriminal sedini mungkin.

Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan Presisi Polri yang menitikberatkan pada respons cepat, profesional, dan terukur dalam menjaga keamanan masyarakat.

Polda Sumsel menilai stabilitas keamanan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, menjaga aktivitas ekonomi masyarakat, serta menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif di daerah.

Untuk mempercepat pelayanan publik berbasis respons darurat, Polda Sumsel juga mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis.

Layanan tersebut menjadi jalur utama bagi masyarakat untuk melaporkan aksi kriminalitas, begal, maupun gangguan keamanan lainnya secara cepat kepada aparat kepolisian.

Seluruh satuan patroli dan unit reserse di jajaran kewilayahan kini disiagakan penuh guna merespons setiap laporan yang masuk melalui layanan tersebut.

Optimalisasi Call Center 110 diharapkan mampu mempercepat kehadiran polisi di lokasi kejadian sehingga potensi kejahatan dapat segera dicegah maupun ditindak.

Dengan sistem respons cepat tersebut, masyarakat yang beraktivitas pada malam hari diharapkan merasa lebih aman dan terlindungi.

Polda Sumsel menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi masyarakat.

Aktivitas perdagangan, transportasi, hingga mobilitas masyarakat akan berjalan lebih baik apabila rasa aman dapat terus dipertahankan.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memastikan seluruh personel patroli dan operator layanan darurat telah disiagakan di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

“Masyarakat tidak perlu ragu melapor melalui Call Center 110 apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan. Layanan ini beroperasi selama 24 jam sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan pengamanan dan pelayanan publik tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui terciptanya situasi keamanan yang stabil.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dengan memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Selain langkah represif terhadap pelaku kriminal, Polda Sumsel juga terus mengedepankan upaya preventif melalui patroli dialogis, edukasi keamanan kepada masyarakat, serta peningkatan sinergi dengan tokoh masyarakat dan lingkungan setempat.

Polri berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dapat menjadi kekuatan bersama dalam menekan angka kriminalitas jalanan.

Melalui kombinasi langkah preventif, penguatan pelayanan publik, serta penegakan hukum yang tegas dan profesional, Polda Sumatera Selatan menegaskan posisinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar