BBPOM Temukan Kabar Baik di Pasar Km 5, Pemkot Palembang Jamin Pangan Aman
Palembang, sekon.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus bergerak memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Senin, 25 Mei 2026.
Mulai dari menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok hingga memastikan kelayakan hewan kurban, seluruh langkah dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus memastikan produk yang beredar di pasaran aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Hal itu disampaikan Aprizal saat melakukan peninjauan langsung di Pasar Kilometer 5 (Km 5) Palembang bersama pihak terkait, termasuk Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).
Dalam kegiatan tersebut, BBPOM melakukan pengujian terhadap sejumlah sampel bahan pangan yang dijual para pedagang di pasar tradisional tersebut.
Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan aman dan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.
“Alhamdulillah, dari segi keamanan, BBPOM sudah melaksanakan pengujian terhadap 21 sampel di sini. Hasilnya di Pasar Kilometer 5 ini masih sangat bagus, tidak ada kandungan boraks atau bahan berbahaya lainnya yang mengancam kesehatan masyarakat,” ujar Aprizal Hasyim.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan menjelang Hari Raya Iduladha.
Selain memastikan keamanan pangan, Pemkot Palembang juga memantau perkembangan harga sembilan bahan pokok (sembako) dan komoditas sayur-mayur di pasaran.
Secara umum, harga kebutuhan pokok dinilai masih relatif stabil dan kondisi daya beli masyarakat terpantau cukup kondusif.
Meski demikian, terdapat sedikit kenaikan harga pada komoditas cabai dalam beberapa hari terakhir.
Namun pemerintah memastikan kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan belum mengganggu stabilitas pasar secara keseluruhan.
Untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, Pemkot Palembang juga telah berkoordinasi dengan Bulog guna memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok tetap aman hingga akhir tahun.
“Stok beras kita saat ini ada sekitar 120.000 ton dan siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir Desember 2026 ini. Insyaallah sembako, sayur-mayur, beras, hingga minyak goreng persediaannya aman,” tegas Aprizal.
Ia juga memastikan pihak BBPOM akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan berkala di seluruh pasar yang ada di Kota Palembang guna menjaga kualitas serta keamanan produk pangan yang beredar.
Tidak hanya fokus pada kebutuhan pokok, Pemkot Palembang juga mulai memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan selektif dalam membeli hewan kurban seperti sapi maupun kambing.
Menurut Aprizal, masyarakat sebaiknya membeli hewan kurban di kandang peternak resmi yang telah terdata dan diawasi pemerintah guna memastikan kesehatan ternak yang akan dikurbankan.
“Harapan kami kepada masyarakat, harus membeli sapi untuk hewan kurban itu di tempat-tempat kandang peternak yang resmi yang ada di Kota Palembang,” katanya saat meninjau salah satu lokasi peternakan sapi.
Pemkot Palembang juga mulai menertibkan keberadaan pedagang hewan kurban musiman yang biasanya memanfaatkan bahu jalan maupun kawasan protokoler untuk berjualan.
Dinas Pertanian bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah diperintahkan turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap seluruh penjual hewan kurban di wilayah Kota Palembang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan yang dijual benar-benar dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Selain itu, pengawasan juga bertujuan mencegah peredaran hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan atau berasal dari sumber yang tidak jelas.
“Tim kami sudah turun ke lapangan untuk memastikan bahwa keadaan ternak yang akan dikurbankan itu benar-benar sehat dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” jelas Aprizal.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur membeli hewan kurban hanya karena harga murah tanpa memperhatikan kondisi kesehatan ternak tersebut.
“Kami mengimbau warga Kota Palembang untuk berhati-hati, memilah dan memilih hewan kurban yang sehat serta pas untuk ibadah,” pungkasnya.
Langkah yang dilakukan Pemkot Palembang ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa aman menjelang Hari Raya Iduladha.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, pengawasan pangan dan hewan kurban menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan publik sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman, nyaman, dan sesuai syariat. (rd)






