Jelang Idul Adha, Ribuan Kupon Daging Kurban Disiapkan Masjid Agung SMB Palembang

DAERAH34 Dilihat

Masjid Agung Palembang Siap Gelar Salat Idul Adha, 12 Sapi dan 11 Kambing Sudah Terkumpul

Palembang, sekon.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, Panitia Kurban Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo Palembang memastikan seluruh persiapan pelaksanaan salat Idul Adha hingga penyembelihan hewan kurban hampir rampung.

Antusiasme masyarakat dan sejumlah pejabat untuk berkurban di Masjid Agung Palembang tahun ini pun terbilang tinggi. Hingga Selasa siang (26/5/2026), jumlah hewan kurban yang telah terdata mencapai 12 ekor sapi dan 11 ekor kambing.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan penyembelihan yang dijadwalkan berlangsung usai salat Iduladha pada Rabu (27/5/2026).

Sekretaris Panitia Salat Idul Adha, Romi Syaiful, melalui Kepala Pembagian Daging Kurban, Hari Sunanda, mengatakan hewan kurban yang diterima berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, instansi, tokoh masyarakat, hingga warga umum.

Beberapa nama yang tercatat menyerahkan hewan kurban di antaranya Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumsel, Kapolrestabes Palembang, Bank Sumsel Babel, hingga sejumlah tokoh masyarakat Palembang.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat dan para pejabat tahun ini cukup tinggi. Jumlah hewan kurban masih berpotensi bertambah hingga hari pelaksanaan,” ujar Hari Sunanda saat ditemui wartawan.

Selain mempersiapkan proses penyembelihan, panitia juga telah menyusun mekanisme pendistribusian daging kurban agar berjalan tertib dan tepat sasaran.

Tahun ini, panitia menyiapkan sekitar 2.000 lembar kupon pembagian daging kurban bagi masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sekitar 700 hingga 800 paket daging diprioritaskan lebih dahulu untuk warga di sekitar lingkungan Masjid Agung, tepatnya di Kelurahan 18 Ilir dan Kelurahan 19 Ilir Palembang.

Menurut Hari Sunanda, langkah tersebut dilakukan agar manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat sekitar sekaligus menghindari penumpukan antrean saat pembagian berlangsung.

“Kami memprioritaskan warga di sekitar masjid agar proses pembagian daging berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran,” katanya.

Panitia juga memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan secara profesional dan sesuai syariat Islam.

Untuk itu, pada pelaksanaan kurban tahun ini, panitia melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) profesional dan bersertifikat guna memastikan seluruh proses pemotongan memenuhi standar kebersihan, kesehatan, dan ketentuan syariat.

Selain fokus pada pelaksanaan kurban, persiapan salat Idul Adha di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang juga telah dimatangkan.

Salat Idul Adha tahun ini dijadwalkan dimulai sekitar pukul 06.30 WIB.

Panitia menunjuk ulama kharismatik Palembang, Kgs Abdul Rasyid Siddiq, sebagai imam salat Iduladha. Sementara khutbah Idul Adha akan disampaikan oleh Ki Kgs H. M. Husni Thamrin.

Untuk menjaga kenyamanan jamaah yang diperkirakan membludak, panitia telah menyiapkan pengaturan area salat dengan konsep pemisahan antara jamaah laki-laki dan perempuan.

Jamaah laki-laki nantinya ditempatkan di bagian depan area salat, sedangkan jamaah perempuan berada di bagian belakang.

Panitia juga mengimbau masyarakat Palembang yang akan melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung agar datang lebih awal guna menghindari kepadatan jamaah.

Selain itu, jamaah disarankan mengambil wudhu dari rumah demi mengurangi antrean di area masjid.

“Silakan datang lebih awal, ambil wudhu dari rumah, dan ikuti aturan yang sudah ditetapkan panitia. Kami juga mengimbau jamaah agar berada di area dalam pagar Masjid Agung, karena panitia hanya mengatur area tersebut. Hal ini penting untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan selama pelaksanaan salat,” jelas Hari Sunanda.

Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Palembang sendiri setiap tahunnya menjadi salah satu pusat pelaksanaan salat Iduladha terbesar di Kota Palembang.

Ribuan jamaah dari berbagai wilayah biasanya memadati kawasan masjid untuk melaksanakan salat berjamaah sekaligus mengikuti pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat tahun ini, panitia berharap pelaksanaan Idul Adha dapat berjalan lancar, khusyuk, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya warga sekitar Masjid Agung Palembang. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar