Ratusan Mahasiswa UIN Raden Fatah Sampaikan Aspirasi di DPRD Sumsel, Polisi Terapkan Pengamanan Humanis

DAERAH, PERISTIWA76 Dilihat

Polda Sumsel Kawal Aksi Mahasiswa UIN Raden Fatah di DPRD Sumsel, Aspirasi Berjalan Aman dan Kondusif

Palembang, sekon.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bersama Polrestabes Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan mengawal kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (15/6/2026).

Pengamanan yang dilakukan berlangsung secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Aksi yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Fatah Palembang tersebut mengangkat sejumlah isu yang menjadi perhatian publik, mulai dari kondisi ekonomi, pengawasan penggunaan anggaran negara, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga berbagai kebijakan publik yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat dan agen perubahan, mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka melalui mekanisme yang dijamin oleh konstitusi. Dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib dan kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab untuk menjamin hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan ruang demokrasi dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa rasa takut, selama dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pengamanan kegiatan di lapangan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H. Personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan DPRD Provinsi Sumatera Selatan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta mengatur kelancaran arus lalu lintas.

Dalam pelaksanaan tugasnya, personel mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis. Langkah tersebut dilakukan agar komunikasi antara aparat dan peserta aksi dapat terjalin dengan baik sehingga kegiatan berjalan secara damai tanpa menimbulkan ketegangan.

Melalui pola pengamanan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan lancar. Di sisi lain, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berlangsung normal dan arus lalu lintas dapat terjaga dengan baik.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan bahwa kepolisian hadir bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan memastikan seluruh proses penyampaian aspirasi berjalan sesuai koridor hukum dan tetap menjaga ketertiban umum.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif. Personel di lapangan mengedepankan pendekatan humanis sehingga aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan aksi penyampaian aspirasi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga demokrasi sekaligus memelihara stabilitas keamanan daerah.

Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan ruang dialog yang terbuka, aman, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, Polri terus berupaya menjadi mitra seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum.

“Polri hadir untuk melindungi seluruh elemen masyarakat, termasuk menjamin hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. Di sisi lain, kami juga memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga sehingga roda pemerintahan, pembangunan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Nandang menjelaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan berbagai program pembangunan berjalan efektif serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Polda Sumsel juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan mematuhi ketentuan yang berlaku selama kegiatan berlangsung. Sikap dewasa dalam berdemokrasi tersebut dinilai menjadi contoh positif dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis dan produktif.

Melalui pendekatan Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pengawal demokrasi, pelindung masyarakat, serta mitra strategis seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.

Dengan sinergi yang baik antara masyarakat, mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan penyampaian aspirasi dapat terus menjadi sarana konstruktif dalam mendukung pembangunan serta mewujudkan kehidupan demokrasi yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Sumatera Selatan. (rd)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar